Tentang Balaraja 2

Balaraja?!…. Siapa yang tak kenal dengan nama Daerah Balaraja (Kota Seribu Pabrik). Sebuah Kecamatan yang terletak di sebelah Barat Kabupaten Tangerang Provinsi Banten. Balaraja dikenal sebagai kota dengan pabriknya yang luar biasa. Pabrik dengan berbagai nama atau merek yang tersebar dimana-mana. Disamping pabrik-pabrik mulai berkembang kemacetan pun tidak bisa dihindari. Semakin banyak pabrik yang aktif mengekspor-imporkan barang, wilayah Balaraja kini menjadi daerah yang panas akibat perubahan cuaca yang sangat signifikan dikarenakan banyaknya pabrik yang beroperasi.

Balaraja terbagi dalam beberapa Kecamatan diantaranya Kecamatan Balaraja,  Kecamatan Cisoka, Kecamatan Kronjo dan Kecamatan Kresek. Seiring dengan perkembangan zaman selanjutnya Balaraja memekarkan Jayanti dan Sukamulya sebagai kecamatan. Dari pemekaran tersebut terdapat beberapa desa atau kelurahan diantaranya Desa Cangkudu, Desa Talagasari, Desa Tobat, Desa Sentul, Desa Gembong, Desa Sukamurni, Desa Saga, Desa Sentul Jaya, dan Kelurahan balaraja. Namun, tahukahkalian tentang sejarah daerah Balaraja.

Balaraja

Kata Balaraja di ambil dari dua kata. BALAI (bale) dan RAJA. Kata tersebut bukansembarang kata. Menurut sejarah yang penulis teliti. Dua kata tersebut mengandungmakna arti yaitu Tempat Istirahat (Bale) Raja, ada juga yang mengartikan bahwa Balaraja adalah pasukan Raja. Jadi, Baleraja secara harfiah adalah tempat yang digunakan oleh Raja untuk beristirahat. Balaraja yang notabene berkenaan dengan pabriknya yang sangat riweh (banyak) dan panas.

Bagi masyarakat sekitar tempat tersebut dianggap sebagai sebuah tempat yang dikhusus bagi Keluarga Kerajaan. Saat Raja dari Kesultanan Banten mengadakan perjalanan dari Banten ke Cirebon ataupun dari Banten ke Batavia. Sebuah tempat disekitaran kampung Telagasari, sering dijadikan untuk tempat beristirahat sekedar melepas lelah. Suasana kampung yang asri dengan aliran Sungai Cimanceuri berada di pinggir kampung.

Keseharian daerah balaraja

Penduduk di daerah perkampungan atau desa setempat hidup dalam kebersahajaan dan serba kecukupan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya dengan mengandalkan pertanian. Sebagai kampung yang sering di lalui para penduduk dari berbagai daerah. Maka wilayah tersebut sudah ramai dan di kenal oleh banyak penduduk dari daerah lain.

Perkumpulan di BALAI yang berlokasi di sentiong yang kini di sebut balaraja adalah tempat untuk berdiskusi para raja. Hingga akhirnya tempat yang sekarang di sebut balaraja sebenarnya untuk mengenang kembali tentang perkumpulan para raja tersebut. Dan dalam perkembanganya, wilayah yang sekarang kini adalah wilayah balaraja mengandung hal-halyang mistik. Pada zaman dahulu kala, di balaraja di kuasai oleh para pedagang arab, cina dan bangsa eropa. Hingga akhirnya terjadi persaingan antar pedagang yang notabene di kuasai penuh oleh bangsa cina.

Sejalan dengan itu, kekuasaan yang didominasi oleh bangsa cina ini menjadi para pedagang arab merasa khawatir. Hingga akhirnya timbulah persaingan yang tidak sehat. Mendengar akan ketidakharmonisan di tempat berkumpulnya para raja. Menjadikan para raja menyelesaikan masalah yang tidak mennemukan titik temu. Antara pedagang arab dan cina pun saling bekerjasa sama dalam hal perdagangan kembali.

Di satu sisi, persaingan antar pedagang arab-cinayang menjadikan sumber awal mula terdinya sejarah balaraja yang memang sulit dicerna oleh otak. Sejarah memang timbul dari berbagai persepsi. Di sini sejarah balaraja sebagai tempat persinggahan para raja menjadi kisah yang perlu untuk diceritakan. Disamping itu, sejarah balaraja juga timbul dari pengaruh kerajaan hindu-budha. Konon pada saat itu balaraja merupakanbagian dari koloni kerajaan majapahit. Bahkan balaraja bagian dari kasindenan kerajaan mataram. Sebagai mana di kisahkan oleh mpu tantular dalam buku sutasoma.

Balaraja terkenal dengan wilayah yang dispesialkan dalam wilayah kekuasaannya. Raja aswawarman sebagi raja dari kerajaan hindu (majapahit) kerap menyebut balaraja sebagai kasindenan yang berpengaruh. Jadi dalam hal ini balaraja selalu berkaitan dengan kerajaan-kerajaan kuno yang mistik.

Di kisahkan pula bahwa asal muasal balaraja juga dari pertempuran bratayuda antara amarta dan kurawa. Bagaimana pada saat itu, kurawa yang terdiri dari pasukan raksaksa bertempur dengan arjuna dari pasukan manusia. Arjuna sendiri adalah penguasa dari kerajaan amarta. Di saat itulah ada pasukan kurawa yang bernama brajawjiya lari ke selatan tangerang (balaraja). Hal itu dikarenakan pasukan kurawa mengalami kekalahan. Larinya brawijaya ke selatan tangerang menjadikan rasa kehwatiran bagi amarta. Sehingga menyuruh pasukannya untuk mencari keberadaanbrawijaya. Akhirnya brawijaya meninggal dalam pertempuran yang di menangkan oleh amarta. Brawijaya meninggal di selatan tangerang yang kini  di sebut balaraja yang tak lain dan tak bukan adalah brawijaya yang kita kenal sekarang balaraja.

Sumber: http://sekilasbalaraja.blogspot.co.id/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s